PLATO DIGITAL LIBRARY

Layanan Digital PLATO

Menghubungkan Literasi, Riset, dan Masa Depan

Satu ekosistem layanan perpustakaan untuk mendukung kegiatan akademik, riset, dan pengembangan potensi di Universitas Madura.

Dipercaya 0 anggota aktif

Mahasiswa Universitas Madura
… Judul Koleksi
Hibrida · Tersedia Fisik + Digital
Terpercaya Layanan resmi dan aman dari Universitas Madura.
Mudah Diakses Koleksi fisik & digital dalam satu akun.
Inovatif Katalog terpadu dan akses luar kampus.
Untuk Semua Mahasiswa, dosen, dan masyarakat.

KOLEKSI UNGGULAN

Layanan Koleksi PLATO

Berbagai layanan perpustakaan yang dirancang untuk memudahkan aktivitas akademik dan pengembangan diri Anda.

Lihat Semua Katalog
Rak Fisik · Lt. 1 01
0 judul di rak

Tersedia Fisik

Pinjam dan baca di tempat dari rak terkurasi.

  • Reservasi online, ambil di meja sirkulasi
  • Pinjam 7 hari + baca di tempat
Online · 24/7 02
0 e-book digital

E-Book & Digital

Baca dan unduh dari mana saja.

  • Pratinjau sampel tanpa antre
  • Unduh sesuai lisensi tiap judul
Khusus Sivitas · NIM 03
0 koleksi kampus

Koleksi UNIRA

Berlisensi kampus untuk sivitas terverifikasi.

  • Gratis untuk mahasiswa terverifikasi
  • Skripsi, jurnal & arsip kampus

Memuat statistik dari database…

0 Judul Koleksi
0 Eksemplar Fisik
0 E-Book Digital
0 Anggota Aktif

EKOSISTEM TERINTEGRASI

Satu Akun untuk
Semua Kebutuhan Literasi

Nikmati kemudahan layanan perpustakaan PLATO, mulai dari sirkulasi, e-resources, hingga repositori kampus dalam satu akun terpadu.

Jelajahi Layanan PLATO
Gedung kampus Universitas Madura
Karena masa depan dimulai dari literasi Bersama PLATO

NILAI FILOSOFIS

Mengapa bernama PLATO?

PLATO adalah Pusat Literasi Akademik Terpadu Online — satu pintu untuk rak fisik, e-book, dan koleksi kampus. Nama ini sengaja dipilih merujuk filsuf Yunani Plato (427–347 SM): murid Socrates, guru Aristoteles, dan pendiri Akademia. Perpustakaan modern adalah Akademia yang dibuka untuk semua — dan PLATO memikul misi itu di Universitas Madura.

PLATO · Pusat Literasi Akademik Terpadu Online

SOSOK DI BALIK NAMA

Siapa Plato — dan mengapa ia cocok untuk perpustakaan?

Plato hidup di Athena pada masa keemasan filsafat Yunani. Setelah gurunya Socrates dihukum mati (399 SM), ia mengembara lalu mendirikan Akademia sekitar 387 SM — sekolah pertama yang mengajarkan filsafat, matematika, astronomi, dan dialektika secara sistematis. Akademia inilah cikal bakal universitas: komunitas yang berkumpul bukan untuk menghafal, melainkan untuk bertanya dan menguji kebenaran bersama.

Tiga gagasan Plato menjadi fondasi PLATO: Dunia Ide (di balik salinan ada kebenaran sejati yang harus ditelusuri ke sumbernya), Alegori Gua (manusia harus berbalik dari bayang-bayang menuju cahaya ilmu), dan Dialektika (kebenaran lahir dari dialog tanya-jawab yang jujur, bukan ceramah satu arah).

  1. Socrates (470–399 SM) Bertanya tanpa henti — “aku tahu bahwa aku tidak tahu”. Warisannya: Tanya Pustakawan & konsultasi riset.
  2. Plato (427–347 SM) Menulis dialog & mendirikan Akademia. Warisannya: perpustakaan sebagai ruang dialog dan komunitas.
  3. Aristoteles (384–322 SM) Murid Akademia, pengumpul dan pengklasifikasi ilmu pertama. Warisannya: katalog, klasifikasi, dan metadata.
  4. Akademia → Universitas → UNIRA Dari taman Akademia ke kampus modern. PLATO meneruskan rantai itu di Madura.

LIMA ALASAN

Lima alasan kami memilih nama PLATO

1. Akronimnya pas dan jujur

Pusat Literasi Akademik Terpadu Online — persis menggambarkan layanan: satu pusat, akademik, terpadu (fisik + digital), dan online. Tidak dibuat-buat, mudah diingat sivitas dan masyarakat.

2. Plato adalah pendiri “kampus” pertama

Akademia (387 SM) adalah model universitas: kurikulum, komunitas sarjana, dan perpustakaan naskah. Menamai perpustakaan UNIRA dengan PLATO berarti menegaskan identitas akademik, bukan sekadar depot buku.

3. Filsafatnya adalah filsafat perpustakaan

Dunia Ide menuntut kembali ke sumber primer; Alegori Gua menuntut literasi sebagai pembebasan; Dialektika menuntut dialog pustakawan-pemustaka. Ketiganya adalah pekerjaan harian perpustakaan.

4. Menjembatani klasik dan digital

Nama Yunani memberi wibawa akademik, sementara layanan tetap modern: OPAC, e-book 24/7, PDF sampel, dan reservasi online. Klasik di nilai, modern di cara.

5. Satu keluarga dengan ATHENA

Athena adalah dewi pelindung kota dan ilmu; Plato adalah filsufnya. Keduanya satu dunia Yunani — sama seperti PLATO dan ATHENA satu ekosistem UNIRA: yang satu menyediakan bacaan, yang satu membimbing karya.

“Perpustakaan adalah gua yang diterangi — PLATO menuntun pembaca keluar dari bayang-bayang menuju cahaya pengetahuan.”
Terinspirasi Alegori Gua, Republik VII
“Awal yang baik adalah bagian terpenting dari pekerjaan.”
Plato — Republik II, 377b
“Buku memberi jiwa pada alam semesta, sayap pada pikiran, dan kehidupan pada segalanya.”
Diatribusikan kepada Plato — semangat yang kami hidupi
“Orang bijak berbicara karena mereka punya sesuatu untuk dikatakan; orang bodoh karena mereka harus mengatakan sesuatu.”
Plato — tentang etika berpengetahuan & anti-plagiarisme

ENAM NILAI PANDUAN

Nilai yang kami hidupi — dari Yunani ke meja sirkulasi

Setiap nilai Yunani kami terjemahkan menjadi praktik layanan yang bisa diuji. Bukan sekadar pajangan dinding.

DIALEGOMAI · Berdialog
Dialog, bukan sekadar simpan

Bagi Plato, kebenaran lahir lewat dialektika — tanya-jawab yang jujur dan diuji bersama.

Praktik: Tanya Pustakawan, konsultasi riset one-on-one, kelas literasi informasi.

ALETHEIA · Kebenaran
Dari bayangan menuju sumber

Aletheia berarti “ketersingkapan”: menyingkap yang tersembunyi. Alegori Gua memerintahkan berbalik ke cahaya.

Praktik: dorongan ke sumber primer — buku, jurnal, arsip — status lisensi & sitasi yang jelas.

ANAMNESIS · Mengingat kembali
Menemukan, bukan sekadar diberi

Menurut Plato, belajar adalah mengingat kembali pengetahuan jiwa melalui pencarian aktif.

Praktik: penelusuran mandiri lewat katalog terpadu, panduan, dan sampel e-book sebelum membeli.

PAIDEIA · Pembentukan jiwa
Ilmu membentuk karakter

Pendidikan membentuk jiwa, bukan sekadar mengisi kepala dengan informasi.

Praktik: etika sitasi, budaya anti-plagiarisme, kurasi koleksi bermutu.

DIKAIOSYNE · Keadilan
Akses yang adil untuk semua

Republik Plato mencari polis yang adil: setiap orang mendapat apa yang menjadi haknya sesuai peran dan kebutuhan.

Praktik: gratis untuk yang terbuka, premium yang transparan, khusus UNIRA bagi yang berhak — tanpa pungli.

EPIMELEIA · Merawat
Merawat pengetahuan bersama

Pengetahuan adalah milik bersama yang harus dirawat: dikatalog, dilestarikan, dan diwariskan.

Praktik: repositori skripsi/tesis UNIRA, preservasi, metadata rapi, jam layanan yang ditepati.

TRILOGI PENGETAHUAN

ATLAS · ATHENA · PLATO

Ketiganya berasal dari khazanah Yunani kuno dan saling melengkapi: yang satu menopang, yang satu membijaksanai, yang satu mencerahkan. Di UNIRA, PLATO adalah saudara ekosistem ATHENA — bukan penggantinya, bukan pesaingnya.

Sang Penopang · Fondasi

ATLAS

Mitos: Titan yang dihukum Zeus memikul cakrawala (ouranos) di pundaknya agar langit dan bumi tidak runtuh. Namanya kini dipakai untuk kumpulan peta — penopang orientasi manusia.

Lambang: Pundak kokoh · bola langit · peta & pilar

Makna: Simbol daya dukung: tanpa fondasi yang kuat, ilmu ambruk. Perpustakaan adalah pilar yang memikul memori peradaban.

Di UNIRA: Di UNIRA: rak fisik, repositori, SIMAT/SIM akademik, dan infrastruktur kampus yang menopang data agar selalu tegak dan dapat diakses.

Dewi Kebijaksanaan · Proses

ATHENA

Mitos: Lahir dari kepala Zeus dengan perlengkapan perang — dewi kebijaksanaan, strategi, seni, dan pelindung kota Athena. Lawannya adalah Ares (kekerasan); caranya adalah metis: kecerdasan yang tenang dan terencana.

Lambang: Burung hantu (melihat dalam gelap) · pohon zaitun (perdamaian & kemakmuran) · perisai Aegis

Makna: Simbol pengolahan pengetahuan menjadi kebijaksanaan dan keputusan: dari informasi mentah menjadi karya, strategi, dan tindakan bijak.

Di UNIRA: Di UNIRA: sistem ATHENA FT (athena.unira.ac.id) untuk bimbingan skripsi & KP — judul, bimbingan, hingga sidang. Hilir tempat bacaan menjadi karya.

Sang Pencari Kebenaran · Hulu

PLATO

Mitos: Filsuf yang menulis dalam bentuk dialog dan menggagas Dunia Ide: di balik segala salinan ada bentuk sejati. Mendirikan Akademia — komunitas pencari kebenaran pertama.

Lambang: Dialog & gua · Dunia Ide · Akademia

Makna: Simbol hulu pengetahuan: menyediakan bahan baku — buku, e-book, jurnal, arsip — yang kelak diolah menjadi kebijaksanaan.

Di UNIRA: Di UNIRA: perpustakaan hibrida PLATO — katalog terpadu, sirkulasi, e-book gratis/premium, dan koleksi berlisensi kampus untuk NIM terverifikasi.

Bedanya di mana? Satu tabel jujur

Agar tidak tertukar — tiga nama, tiga peran, satu tujuan: sivitas UNIRA yang tercerahkan.

PLATOATHENAATLAS
Pertanyaan yang dijawabApa yang bisa kubaca?Bagaimana karyaku dibimbing?Di mana dataku ditopang?
Wujud di UNIRAPerpustakaan PLATO (ribuan judul fisik + digital)Portal ATHENA FT (skripsi/KP/sidang)Infrastruktur: rak, repositori, SIM akademik
Pengguna utamaMahasiswa, dosen, masyarakatMahasiswa & dosen pembimbing FTOperator, pustakawan, admin akademik
Simbol YunaniGua & cahaya (pembebasan)Burung hantu & zaitun (kebijaksanaan)Pundak & pilar (daya dukung)

ALUR HIDUP PENGETAHUAN

Dari rak hingga karya — alurnya sederhana

  1. 1. PLATO — Hulu: membaca

    Cari judul, baca sampel, pinjam fisik atau unduh e-book sesuai lisensi. Fondasi bacaan dibangun di sini.

  2. 2. ATHENA — Hilir: berkarya

    Bekal bacaan dibawa ke bimbingan: ajukan topik, dibimbing dosen, diuji di sidang. Pengetahuan menjadi karya.

  3. 3. ATLAS — Fondasi: menopang

    Karya yang lulus kembali disimpan: skripsi masuk repositori PLATO, data akademik ditopang sistem — ilmu tidak hilang.

Siklusnya melingkar: karya yang disimpan di PLATO menjadi bacaan generasi berikutnya. Tautan ekosistem — bukan single sign-on; setiap sistem punya akun dan kewenangannya sendiri.